Wednesday, 24 October 2012

Bicara Tentang Calon

Bismillah, ba'da tahmid wa shalawat.

Mau jadi apa kita?

Ayolah, ngaku, sebenaranya mau jadi apa kita?

Bagi yang sedang menapaki jenjang pendidikan menjadi seorang tenaga pendidik, Calon Guru adalah sebutan yang tepat. Yang suka berentrepreneur, istilah Calon Pengusaha Sukses akrab di telinga. Dan masih banyak calon-calon yang lain, misal calon istri, calon suami, calon ibu, calon ayah, calon haji, calon mati... (lho?) Rata2 akan ditambah kata "Sukses" dibelakangnya. Calon direktur sukses, calon penulis sukses, calon dokter sukses, calon pedagang sukses, calon apalah sukses. Ngomong-ngomong soal calon, dimana kita berpijak sekarang, apa yang kita lakukan, dan siapa orang-orang di sekitar kita (baca: relasi) semuanya tadi akan berpengaruh pada kehidupan kita 3 sampai 10 tahun mendatang. Suatu titik yang kita lalui, pasti akan menjadi rekam jejak perjalanan hidup dan karir seseorang. Terangkai menjadi episode-episode yang kadang.... yah, tak terduga jalan ceritanya.

Lalu di manakah kita sekarang? Itu yang menjadi perkara.

Serius deh, demi apapun yang kita percayai, beneran itu berpengaruh pada kehidupan kita. Apakah itu sesuatu yang baik, atau sesuatu yang buruk, yang terpenting adalah kita dapat mengambil hikmahnya dan menjadikannya sebagai bekal kita saat kita sudah "jadi" nanti. Bukan "calon" lagi, karena tidak selamanya kita menjadi calon. Suatu saat kita akan menjadi apa yang kita cita-citakan. Buat impian menjadi nyata.

Setiap orang memiliki langkah yang berbeda untuk mewujudkan impian. Ada yang gigih, ada yang cenderung santai. Ah, masih ada waktu. Namun, semua ada prosesnya Tinggal kita pandai-pandai menjalani proses, sederhanakan yang rumit. Urai solusi dalam setiap masalah. Saya sudah berusaha keras, namun mengapa masih belum berhasil? Bangun atmosfer, bergaul dengan orang-orang yang berhasil. Bahasa kanan-nya, jangan pilih-pilih teman. Calon orang sukses akan selalu membangun sekelilingnya agar mendukung apa yang ia cita-citakan. Bukan yang melemahkannya.

So, apapun pilihan kita sekarang, pastikan itu dapat membuat kita menjadi ideal, sesuai impian kita. Saya yakin, kita selalu berharap untuk meraih keberhasilan di kemudian hari. Ingatlah, masa depan tidak ditentukan saat kita sudah sampai di sana, namun dimulai dari sekarang, saat ini juga.


Sampai Jumpa,
See u at the top.


Khoni Indriani