About Me

Saya terlahir dengan nama Khoni Indriani. Perihal nama, kini saya lebih menyukai Indriani atau Indri sebagai nama panggilan saya. Saya lahir pada hari Selasa, 28 Agustus 1990. Entah mengapa, saya sangat menyukai tanggal kelaihran saya ini. Saya merasa spesial, walaupun mungkin Anda juga memiliki perasaan yang sama (sama spesialnya telah terlahir ke dunia). Saya menggunakan nama Indriani Taslim sebagai nama pena saya. Omong-omong, saya ini penulis, lho. :)
Setor muka dulu ah...

Indriani Taslim
Indriani Taslim

Saya terlahir sebagai kembar, saudara saya bernama hampir mirip saya, hanya ganti huruf terakhir tiap suku kata nama saya dengan huruf A. Dia memiliki nama pena Khalila Indriana. Ibu saya melahirkan anak kembar di tanah perantauan di Magetan, sebuah kota kecil di kaki gunung Lawu. Saya lahir di Rumah Sakit Umum (saya lupa namanya). Ada kejadian menarik saat kelahiran saya. Pertama, ibu saya tidak tahu kalau mengandung anak kembar. Maklum, ibu saya belum menggunakan USG utuk cek kehamilan. Kedua, ayah saya yang saat itu berprofesi sebagai sopir bus antar kota jurusan Surabaya-Magetan, mengalami macet tiba-tiba di tengah perjalanan. Saat semua penumpang bus ayah saya dipindahkan, barulah bus bisa berjalan. Saya mencintai saudara kembar saya. Kami berdua memilih jalan yag hampir sama, yakni penulis. Namun, perbedaan paling nyata dari saya dan kembaran bisa Anda lihat pada tulisan kami. Pemikiran kami berbeda (tentu saja).

Saya tinggal di sebuah kampung yang unik. Kantor kecamatan saya berada sangat jauh dari rumah, karena kelurahan kami berada di paling selatan kecamatan Babadan. Desa tidak, kota juga tidak. Tepatnya, dekat dengan kota lama. Sejak 1996 saya tinggal di rumah orang tua saya  Ponorogo, Jawa Timur. Saya mengingat detail alamat rumah saya sejak saya kecil, entah kenapa, feeling saya, saya akan tinggal cukup lama di rumah ini. Benar saja, hampir seperempat abad umur saya, saya masih tinggal di sini. Lumayan, saya tidak bingung saat saya harus menuliskan alamat lengkap untuk korespondensi.

Saya bersekolah cukup lama. Kalau ditotal, ada kali 18 tahun saya habiskan di bangku sekolah. Saya seing sekolah di "luar negeri", maksudnya saya kebanyakan menimba ilmu di sekolah swasta. Saya hanya sekolah negeri saat SMA.

1. Taman Kanak-kanak (1994-1996)
RA 01 Muslimat Patihan Wetan, Babadan Ponorogo. Dua tahun saya belajar di TK A dan TK B. Saya bosan luar biasa di TK, karena saya sudah bisa baca tulis sejak sebelum masuk TK. Kenangan saya, saya masuk TK pertamakali diantar ibu dan menangis sejadi-jadinya. Saya punya sahabat namanya Farikh. Seingat saya, saya lebih suka belajar menulis dan berhitung daripada bermain. Guru idola saya adalah Bu Umi Kulsum. Semoga beliau masuk syurga atas kesabarannya membimbing saya dan teman-teman.

2. Sekolah Dasar (1996-2003)
MI Ma'arif Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo. Enam tahun saya sekolah di sini. Ragking saya cukup baik. Kalau gak ranking 1 ya ranking 2. Gantian sama kembaran saya. Saya cukup menikmati saat belajar bahasa indonesia, matematika dan IPA. Saya juga menyukai kegiatan 'jualan es lilin' seminggu sekali, dan menjaga kantin. Bagi saya, itu adalah pengalaman entrepreeur yang berharga bagi saya. Sayangnya saya punya cerita tak mengenakkan saat kelas 4. Saya pernah dibully. Tapi saya sudah memaafan teman-teman dan guru yang besalah waktu itu.

3. Sekolah Menengah Pertama (2003-2006)
SMP Ma'arif 1 Ponorogo. Tiga tahun saya menggeluti sekolah, sekaligus fase pencarian jati diri saya yang pertama. Minat belajar saya berkurang drastis saat kelas 2. Saya bahkan sempat dimarahi guru karena prestasi saya menurun. Namun, saya mulai menemukan apa yang saya sukai saat SMP. Saya mencari tahu tentang segala sesuatu, sehingga saya bersemangat untuk terus belajar. Untungnya, saat kelas 3 saya mulai fokus belajar, dan akhirnya menjadi lulusan terbaik (nilai NEM tertinggi) sehingga saya berhasil masuk SMA Negeri. Oh ya, saya mulai berhijab sejak kelas 2 semester genap (2005).

4. Sekolah Menengah Atas (2006-2009)
SMAN 2 Ponorogo. Saya cukup bangga bisa masuk SMAN 2 Ponorogo dengan jalan yang 'mulus' (kecuali soal biaya). Bagi saya, SMA adalah fase yang cukup berat untuk dilalui. Saya tidak menonjol dalam belajar. Saya hanya terkenal kutubuku, dan jadi pengurus OSIS adalah pengalaman yang tak terlupakan. Di SMA saya bisa mengenal karakter saya (yang pendiam dan suka buku-buku), sekaligus menjadi batu loncatan untuk memikirkan hidup saya lebih serius. Sadar tak bisa langsung kuliah (karena tak ada biaya, dan tak mungkin mengambil beasiswa), saya malah belajar berwirausaha saat teman-temans aya sibuk memikirkan try out UAN. Sungguh, karir menulis saya juga terbagun saat mendekati lulus, saat saya jadi blogger di Multiply. Saya suka buku-buku, bahkan sangat rela bin senang hati saat saya dihukum di perpus 1 jam pelajaran karena terlambat. Seingat saya, saya tak terlalu risau saat mendekati UAN, padahal saya dari Jurusan IPA, tentu UAN akan semakin berat dilalui. Nyatanya,s aya lulus dengan baik. Alhamdulillah.

5. Universitas (2010-2014)
Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi Pembangunan. Saya sadar, SMA saja tidak cukup. Saya berusaha masuk kuliah, tepatnya setahun setelah saya lulus SMA. Lho, kemana saja selama 1 tahun. saya berwirausaha. Berbekal keterampilan membuat boeka flanel, saya nekat menabung dan mendaftar di Universitas. Karena orangtua saya tidak membiayai kuliah saya, saya harus bekerja keras untuk menamakan S1 dengan biayas sendiri. Akhirnya, tepat 8 semester, saya lulus kuliah, meskipun harus dihiasi dengan drama 'kekurangan dana' (minta surat dispensasi ke keuangan) hingga disuruh keluar dari ruang Ujian Akhir Semester karena belum lunas SPP. Bagi saya, itu tidak masalah. Saya akui, saya bukan mahasiswa super kala kuliah. Tapi saya tetap semangat untuk betulbetul menyelesaikan S1 saya dengan berdiri di kaki sendiri. Ada rasa yang lain saat uang kuliah yang saya bayarkan berasal dari keringat sendiri. Saya jadi 'kena' banget spiritnya. Alhamdulillah, gelar Sarjana Ekonomi (SE) saya sandang sekarang. Ini saya jadikan bekal untuk menapaki fase selajutntya, sesuai impian saya. Kuliah S2 dan S3...

Banyak yang ingin saya ceritakan tentang pengalaman hidup saya, namun bukan di halaman ini.

Sekarang, saya menjadi freelance writer, mengisi jeda setelah lulus kuliah dan menunggu waktu untuk terjun ke dunia kerja (doakan rencana saya ngajar bulan februari berjalan lancar). Saya sangat suka menulis. Bahkan, sudah satu novel saya terbitkan. Judulnya: My Beautiful Blackpearl (Citramedia, 2014). Kini saya jadi kontributor di www.shadowriter.blogspot.com (mulai Oktober 2014). Shadowriter adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penulisan artikel web/blog. Saya juga resmi menjadi kontributor di www.indonesiakreatif.net terhitung pada tanggal 19 November 2014.

Selain itu, saya juga pernah mengisi konten blog di http://blog.shopious.com/author/khoni . Dimulai tanggal 11 Desember 2014 hingga 15 Februari 2015. Untuk penulisan konten web yang masih berjalan adalah di www.izwie.com , dimulai tanggal 11 Desember 2014 hingga sekarang masih menulis di web tersebut. Saya juga tengah mengerjakan beberapa writing project seperti penulisan buku Sejarah Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Semuanya saya kerjakan sembari menulis novel ketiga saya (naskah kedua saya masih dalam proses penawaran di sebuah penerbit).

Update: Yang paling baru saya mulai jadi kontributor di www.fimadani.com terhitung tanggal 10 Desember 2014. Alhamdulillah. Semangat!
Update 2: Karena satu dan lain hal, saya tidak meneruskan karir menulis saya di www.indonesiakreatif.net 
Update3: Sejak Mei 2015 Saya sudah tidak menulis di fimadani.com, Izwie.com dan Shopious.com
Saya mengelola blog baru saya di http://indrianitaslim.wordpress.com
Update4: Kini saya bekerja di Universitas Muhammadiyah Ponorogo
 
Rasanya, saya belum puas menuliskan apa-apa yang saya kerjakan saat ini maupun yang sudah saya kerjakan. Menjalankan bisnis flanel di bawah bendera perusahaan Ichonochan Craft, menjadi relawan di organisasi non profit Bee Foundation, menjadi pegiat literasi di KLIP (Komunitas Literasi Indonesia Ponorogo), berpartisipasi sebagai writing coach di Komunitas CAKEP Ponorogo, hingga kegiatan sehari-hari saya lainnya. Saya sangat bersemangat menjalani passion saya di bidang kepenulisan, buku, membaca, dan wirausaha. Saya menyukainya. Saya menikmatinya. Saya hanya berusaha menjalani kehidupan dengan nyaman dan bermanfaat agar senantiasa menjadi sebaik-baik manusia. Bukankah, itu kewajiban manusia setelah beribadah kepada-Nya? :)

Saya menulis di blog ini sebagai sarana berbagi, agar bisa diraih manfaatnya oleh para pembaca. Selamat menikmati tulisan-tulisan saya....

Hubungi saya secara langsung tanpa perantara (hehehe) via:
Email: indriani_taslim@yahoo.com atau SMS 085731845840.
Boleh juga folow saya di Twitter @indriani_taslim
Like Fan Page saya di www.facebook.com/Taslim.Indriani

Sudah dulu ya, kapan-kapan kita sambung lagi.

Salam Kreatif,


Indriani Taslim

No comments:

Post a Comment