Monday, 8 August 2016

Keajaiban-keajaiban Alloh yang Saya Syukuri Tanpa Lelah



Bismillah.

Wah, nggak terasa sudah 5 bulan saya nggak nulis sejak postingan terakhir. Apa kabar saya 5 bulan ini? Sudah ada perubahan apakah? Hmmm, sepertinya saya perlu menjadikan postingan ini sebagai muhasabah alias introspeksi diri saya supaya tidak terlarut dalam kehidupan yang monoton tanpa progress.

Sejak membahas tentang jualan online kemarin, tak terasa sudah banyak sekali perubahan dalam hidup saya. Pertama, saya sudah punya smartphone (finally!). Tahukah kamu, saya mendapatkan smartphone tersebut secara gratis karena dibelikan kakak saya yang pertama. Hahaha.

Nggak apa-apa kan, namanya juga rezeki. Datangnya dari mana saja, dan suka-suka Alloh yang ngasih lewat jalan yang mana. Kebetulan kakak saya ini memang sudah pernah bilang mau membelikan hp sejak setahun yang lalu. Namun baru terealisasi pada tanggal 16 Mei 2016. Saya beli Vivo Y21 dengan harga 1,5 juta TUNAI nggak pake nyicil. Hehehe.

Kenapa saya tekankan TUNAI-nya? Mungkin, inilah hikmah saya tidak mau berhutang lagi untuk mendapatkan sesuatu. Alloh kasih jalan untuk mendapatkan benda yang bermanfaat bagi saya dengan cara yang TUNAI, tanpa saya harus berhutang. Memang, statusnya dikasih. Namun, saya bersyukur bahwa kenyataannya hal itu lebih baik daripada saya harus beli secara kredit.

Kedua, saya sudah resign dari pekerjaan saya sebagai dosen tidak tetap. Ini adalah keputusan yang ekstrim, mengingat saya harus mempertimbangkannya selama satu semester untuk dapat mengambil keputusan yang mengubah keseluruhan hidup saya kedepannya. Alhamdulillah, resign ini berbuah manis, Kawan. Saya mendapatkan pekerjaan pengganti yang Masya Alloh, sesuai banget denganpassion dan kemampuan saya.

Ketiga, pekerjaan pengganti yang saya maksudkan tadi adalah…menulis artikel web. Ya, saya kembali menekuni pekerjaan menulis yang sebelumnya pernah saya lakukan yakni menjadi penulis konten web. Pekerjaan ini terakhir saya pegang sekitar bulan maret 2016.

Setelah lepas dari semua web yang pernah meng-hire saya jadi penulis, kali ini saya mendapatkan tawaran dari seorang teman lama yang sungguh saya tidak menduga bahwa saya akan dipertemukan kembali dengannya dalam kondisi saat saya baru saja 2 hari resign dari kampus. Masya Alloh. Begitu luas karunia-Mu Ya Rabb…

Saya memang berencana untuk tinggal di rumah dan melakukan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah. Planning saya adalah mengerjakan bisnis flanel dan bisnis online (sebagai marketer produk). Namun, Alloh paling tahu apa yang saya butuhkan dan apa yang bisa saya lakukan. Maka, tanpa pikir panjang lagi saya menyanggupi pekerjaan menulis artikel ini.

Tugas saya adalah menulis 5 artikel per hari, tiap artikel 300 kata. Mudah atau sulit? Bagi saya mudah, karena saya pernah mengerjakan 10 artikel per hari, per artikel 300-500 kata. Saya juga pernah menulis artikel 1000 kata, dan jika dibandingkan dengan pekerjaan saat ini, saya menulis sekitar 1500 kata per hari. Nggak jauh beda, kan?

Lalu, hal yang membuat saya makin bersyukur adalah saya bisa menghasilkan uang hampir 10 kali lipat dari yang saya hasilkan ketika menjadi dosen tidak tetap. Saya bersyukur, bisa bekerja dari rumah saja hanya bermodalkan gadget dan koneksi internet. Saya bersyukur, pekerjaan yang saya kerjakan adalah hal yang saya sukai dan saya bisai. Saya bersyukur, Alloh memberi saya kesempatan untuk memanfaatkan potensi saya.

Oleh karena itu, setiap hari saya bersyukur bisa menulis banyak hal yang bermanfaat bagi orang lain. Saya jadi banyak belajar lagi, mengasah kemampuan saya di bidang tulis menulis. Saya bisa bekerja sesuai bidang saya, selagi ada kesempatan. Saya tidak tahu, kedepannya akan seperti apa. Yang jelas, saya benar-benar memafaatkan kesempatan  yang datang pada saya saat ini sebaik-baiknya.

Keempat, pernikahan saya akan genap berusia 11 bulan per 18 Agustus 2016 nanti. Dan saya belum dikaruniai momongan. Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Selepas resign, semoga Alloh memberi saya limpahan rezeki berupa amanah yang diidamkan setiap pasangan yakni anak yang shalih dan shalihah. Doakan ya, Kawan.

Kelima, hikmah lainnya yang bisa saya petik adalah saya jadi punya waktu untuk memperbaiki bacaan Al Quran (tahsin) dan menghafal Al Quran (tahfidz). Saya sellau berharap rezeki yang lebih nikmat dari uang, yakni berupa hafalan dan pemahaman terhadap Al Quran. Maka selagi ada waktu dan kesempatan saya akan terus memperbaiki bacaan dan menghafalkan Al Quran.

Kebetulan, saya tahsin di Griya Quran Al Furqon di Jl. Dr. Soetomo 72 Ponorogo. Alhamdulillah, walau agak jauh dari tempat tinggal saya sekarang tidak mengapa. Semoga bisa menjadi wasilah saya mendapatkan pahala yang lebih besar dan menjadi medan jihad saya untuk belajar Al Quran. Aamiin.

Keenam, kabar baiknya saya masih bisa meluangkan waktu untuk mengurus bisnis kerajinan tangan saya, Ichonochan Craft. Selain flanel, saya merambah ke bahan lain yakni renda dan mutiara sintetis yang tentunya membutuhkan ketekunan untuk membuat usaha saya ini tetap jalan. Hehehe. Lumayan lah, buat tambahan penghasilan dan hiburan kala jenuh menulis dan melakukan pekerjaan rumah tangga.

Ketujuh, ini mungkin jadi yang terakhir ya karena sudah kepanjangan nulisnya. Hehehe. Akhirnya saya unya waktu untuk memasak! Hore… Saya sudah mencoba beberapa menu dan hasilnya juga lumayan. Jadi, nanti kalau mau masak nggak bingung dan coba-coba terus. Kasihan suami saya yang jadi lidah percobaan terus. Hehehe.

Ya, begitulah yang terjadi selama lima bulan terakhir. Tentunya moment seperti ramadhan dan hari raya kemarin juga istimewa untuk diceritakan, namun bukan di postingan ini. Insya Alloh akan saya tulsi lain waktu. Saya nggak bisa janji apapun apakah saya akan sering menulis di blog ini atau tidak, karena selain mengerjakan 5 artikel, saya juga sudah ancang-ancang untuk menulis di web lain 1 artikel per hari. Jadi, totalnya sudah 6 artikel per hari.

Saya juga berencana untuk rutin menulis di blog wordpress saya, karena untuk jangka panjang juga blog tersebut akan saya kembangkan untuk bisnis. Doakan saja ya, semoga bisa berjalan seperti kemauan. Yang paling penting, teruslah berkarya dan berikan manfaat bagi orang lain.

Regards,

Indriani Taslim.

1 comment:

  1. Kisah Sukses Saya.Yang berhasil uang gaib.Yang Butuh uang Gaib untuk bayar HutangKLIK DISINiAtua Hub H.Elangga.085298609998.

    ReplyDelete