Monday, 12 January 2015

Rasa Rindu

Entahlah.
Jika cinta sudah berbicara, maka tak ada yang sanggup tuk mengungkapkan bagaimana rasa mencinta. Gugup, resah dan rindu adalah rasa yang selalu ada dari orang-orang yang mencintai dengan segenap jiwa. Ada perasaan yang sulit diungkapkan, namun nyata adanya di lubuk hati terdalam. Menggelisahkan hati sang pecinta.
Aku baru merasakannya. Jika setiap detik yang biasanya dilalui bersama tetiba tak ada sosoknya. Rindu tak terperi menyerang akal sehat menjadi menggila. Rindu membuat sosoknya makin nyata dalam ingatan. Rindu membuat hati tak sanggup untuk berbohong, bahwa rindulah yang menelusup jauh dalam ruang hati.
Terlalu banyak kata rindu yang kuumbar malam ini. Tapi teranglah sudah, aku memang sedang rindu kamu.
Hey, dimana kamu?

Wednesday, 7 January 2015

Mengingatkan Saudara

Mengingatkan saudara/keluarga yang dekat ternyata lebih rumit daripada mengingatkan orang lain. Saya mengalaminya sendiri. Saat saudara kita merasa jauh dari Allah, ingin rasanya merangkul mereka sehingga dapat menjadi manusia yang lebih dekat dengan Tuhannya. Indikasinya adalah dengan melihat "isi kepala" mereka di kronologi media sosial seperti Facebook. Memang di FB semuanya belum tentu murni pemikiran mereka. Bisa jadi mereka terpengaruh dari luar. Namun, gejala awal penyimpangan dapat diindikasikan dengan melihat apa yang mereka bagikan di FB. Sungguh sangat disayangkan jika kita, khususnya saya, hanya bisa merangkul orang lain untuk diajak kepada kebaikan namun adik/kakak sendiri malah jauh dari kebaikan. Mau mengingatkan ada perasaan rikuh. Bukan karena apa-apa, kebenaran harus tetaplah disampaikan. Saat saudara kita ada yang melakukan perbuatan yang jauh dari ajaran Allah, kewajiban kita adalah mengingatkan. Perkara dia mau marah, atau hubungan kita retak adalah perkara kita dalam menyampaikan. Jika kita sudah menyampaikan dengan baik, maka tinggal responnya bagaimana. Jika responnya negatif, maka berpotensi unruk memicu keretakan persaudaraan. Maka dari itu, kita bisa mengingatkan orang lain dengan mudah. Namun kita belum tentu bisa mengingatkan saudara kita sendiri. Semoga lisan kita dimudahkan untuk menyampaikan kebaikan pada keluarga kita dan orang lain. P.S. Saya menyayangi keluarga saya, maka dari itu saya peduli.

Thursday, 1 January 2015

Sahabat yang Baik

Menjadi sahabat yang baik.
Menemukan sahabat yang baik.
Sahabat adalah teman yang senantiasa ada meski dia jauh. Sahabat adalah kawan yang selalu memberi perhatian meski kita cuek padanya.
Sahabat adalah yang selalu memberi tanpa berharap pada kita.
Saya sangat beruntung memiliki seorang sahabat yang senantiasa baik kepada saya. Namanya Inna Yetty Octavia. Saya sangat menyukai kepribadiannya yang santun, lembut dan baik hati

Inna

Saya belajar banyak dari sahabat saya yang shalihat ini. Begitu banyak sifat baik yang dapat saya teladani darinya. Yang paling menonjol adalah kecantikan hatinya yg tercermin dari tingkah lakunya.
Saya berharap selalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik sama saya. Dunia ini terlalu singkat untuk sekedar bermusuhan. Lebih baik mencari sahabat baik sebanyak-banyaknya dan saling memberi manfaat.
InsyaAllah, saya masih terus belajar menjadi sahabat yang baik bagi siapa saya. Terimakasih, Mbak Inna... Kau yang mengajarkanku arti seorang sahabat sejati.